Pesan Terkirim!

Tim kami akan segera membalas.

Sesar Aktif Flores Picu Gempa M 7,7 di NTT

Media Civitas
Minggu, 16 Agustus 2026
Majalah
Nagekeo – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA. Berdasarkan data sementara hingga pukul 12.30 WIB akibat gempa yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di utara Pulau Flores ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan puluhan bangunan mengalami kerusakan. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, menjelaskan bahwa pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa ini dipicu oleh patahan aktif yang jalurnya membentang di utara Flores—mekanisme yang sama dengan gempa besar di wilayah tersebut pada 1992. Guncangan terasa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami sebelum akhirnya dicabut setelah pemantauan menunjukkan kondisi aman. Hingga Sabtu siang, BMKG mencatat 37 gempa susulan berkisar magnitudo 3,7 hingga 6,2 yang tidak berpotensi tsunami, tetapi tetap berisiko merobohkan bangunan rentan. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data sementara korban meninggal dunia tersebar di tiga wilayah: Kabupaten Manggarai (6 orang), Manggarai Timur (5 orang), dan Sikka (3 orang). Selain itu, terdapat dua korban luka berat dan 11 korban luka ringan. BNPB juga mendata kerusakan fisik mencakup 54 rumah rusak berat, sembilan rusak sedang, dan 11 rusak ringan, serta belasan fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, gudang Bulog, tempat ibadah, dan kantor pemerintahan. Di Nagekeo, sekitar 2.000 warga sempat melakukan evakuasi mandiri di tengah kendala listrik padam dan akses jalan yang macet. Saat ini, tim gabungan dari BNPB, BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri terus berkoordinasi untuk evakuasi dan penanganan darurat di lokasi terdampak. Pemerintah daerah dan lembaga terkait mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, memantau kabar resmi dari BMKG atau BNPB, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Penulis: Wayan Putri Nisrina Arum Penyunting: Fian Wahyu Firmansyah Layouter: Revita Ana Amelia Sumber: https://www.bbc.com/indonesia/articles/ce85mmz83qjo.amp https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/bmkg-akhiri-peringatan-dini-tsunami-pasca-gempa-m7-7-ntt-masyarakat-dimbau-tetap-tenang-dan-waspada Sumber Foto: https://nasional.kompas.com/read/2026/08/15/19270141/update-korban-gempa-ntt-data-pukul-1745-wib-43-orang-meninggal-dunia https://news.detik.com/berita/d-8619811/penyebab-gempa-m-7-ntt-yang-picu-tsunami-dan-getaran-hingga-sulsel/amp