Pesan Terkirim!

Tim kami akan segera membalas.

PKKMB GEMBIRA DI KAMPUS MERDEKA LAGI?!

Agitha Clariza Aulia
Selasa, 1 September 2026
Editor: MediaCivitas
Layouter: Daffa Nugraha
WartaBasement (WB)

Malang — Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Merdeka Malang tahun 2026 resmi digelar pada Selasa, 1 September 2026, di Balai Merdeka. Mengusung tema “Kampus Gembira, Kampus Merdeka”, kegiatan tersebut menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru dengan konsep kampus yang progresif, terbuka, dan bebas dari tekanan senioritas. Pelaksanaan hari pertama berlangsung meriah dengan antusiasme mahasiswa baru yang datang sejak pukul 05.00 WIB. Tingginya jumlah peserta yang hadir lebih awal membuat panitia memajukan jadwal pembukaan gerbang.


Namun, di balik pelaksanaan kegiatan yang berlangsung lancar, sejumlah catatan masih muncul, mulai dari keterbatasan waktu persiapan, kendala komunikasi antarpanitia, hingga jadwal kegiatan mengalami keterlambatan. Ketua Pelaksana PKKMB, Noval, mengatakan persiapan kegiatan berlangsung cukup padat. Panitia hanya memiliki waktu sekitar dua minggu untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan, termasuk koordinasi dengan pihak universitas. Sementara itu, Koordinator Lapangan, Levi, menyebut tim lapangan memiliki waktu persiapan sekitar satu bulan. Meski demikian, keterbatasan fasilitas menjadi salah satu kendala yang dihadapi selama persiapan.


Dari 38 unit handy talkie (HT) yang dikumpulkan dari sponsor dan pihak kampus, hanya 34 unit yang dapat digunakan dengan baik. Kendala lain juga terjadi dalam komunikasi internal panitia. Bara dari Divisi Acara mengungkapkan adanya miskomunikasi antarpanitia selama proses persiapan. Meski demikian, persoalan tersebut dapat diatasi sehingga tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.


Presiden Mahasiswa Universitas Merdeka Malang, Achmad Hasan, mengatakan panitia menyediakan sekitar 1.630 kursi bagi mahasiswa baru sebagai bentuk evaluasi dari pelaksanaan PKKMB tahun sebelumnya. Menurutnya, pada pelaksanaan sebelumnya sejumlah mahasiswa mengalami keluhan kesehatan akibat duduk di lantai dalam waktu yang cukup lama. Penyediaan kursi diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.



Respons mahasiswa baru terhadap pelaksanaan PKKMB juga beragam.


Silvia, mahasiswa baru Fakultas Hukum, memberikan penilaian 9 dari 10 terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia menilai acara tersebut berlangsung seru dan menghibur karena peserta sempat diajak berjoget bersama. Meski demikian, ia mengaku merasa lelah akibat terlalu lama duduk. Berbeda dengan Silvia, Bagas dan Wildan, mahasiswa baru dari Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, menilai kegiatan masih cukup membosankan. Keduanya menyoroti minimnya interaksi karena pelaksanaan kegiatan yang terpusat di satu lokasi.


Sementara itu, Ardiansyah, mahasiswa baru Fakultas Teknologi Informasi, mengapresiasi materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, khususnya mengenai hukum dan psikologi. Ia memberikan penilaian 8,5 dari 10 untuk pelaksanaan PKKMB hari pertama. Dari sisi pelayanan kesehatan, anggota Korps Sukarela (KSR), Tiara, mengatakan sejumlah peserta mengalami keluhan seperti sakit maag, sakit perut, hingga keseleo. Keluhan tersebut sebagian disebabkan peserta terburu-buru saat mengikuti arahan panitia. Secara umum, PKKMB hari pertama berjalan lancar. Namun, sejumlah pihak masih mencatat adanya hal yang perlu diperbaiki menjelang pelaksanaan kegiatan di tingkat fakultas.


Achmad Hasan menyoroti jadwal kegiatan yang masih mengalami keterlambatan. Selain itu, Kirana dari Divisi Perlengkapan menyebut proses persetujuan konsep dari pihak rektorat pusat berlangsung cukup lambat sehingga turut memengaruhi persiapan panitia. Sejumlah evaluasi tersebut menjadi catatan bagi penyelenggaraan PKKMB selanjutnya. Panitia berharap koordinasi antara penyelenggara dan pihak universitas dapat dipersiapkan lebih matang, terutama menjelang pelaksanaan kegiatan di tingkat fakultas.