**MALANG** - 20 April 2026, bertempat di Ruang Rektor Universitas Merdeka Malang. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Merdeka Malang (BEM U) bersama seluruh jajaran BEM Fakultas di Unmer Malang menggelar musyawarah bersama Rektor, Wakil Rektor 3, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat. Pertemuan tersebut membahas keluhan mahasiswa terkait kebijakan sistem parkir yang baru. Sistem parkir baru menuai beragam pro dan kontra. Mulai dari protes terkait biaya yang harus dikeluarkan oleh mahasiswa Unmer Malang, hingga terkait dengan kejelasan aturan tentang kebijakan sistem parkir yang baru tersebut.
Dalam proses musyawarah itu, Rektor Universitas Merdeka Malang, Ibu Dr. Prihat Assih, S.E., M.Si, Ak., CSRS., menyampaikan “Kami menyadari bahwa Fasilitas di Unmer ini adalah kewajiban kami untuk mahasiswa tanpa menuntup pembelajaran, jadi mahasiswa bisa lebih fokus untuk kuliah”. Kemudian beliau juga menambahkan mengenai fasilitas parkir di Unmer Malang, “Memang kami belum bisa optimal menyelesaikan persoalan itu”.
Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwasannya persoalan itu muncul setelah adanya keluhan mahasiswa yang melakukan kegiatan di kampus namun harus mengeluarkan biaya setiap sekali keluar masuk fakultas. Beliau menegaskan bahwa keterbatasan lahan parkir adalah salah satu kendala utama. Berbagai upaya telah dilakukan, namun masih terhambat oleh sejumlah faktor, seperti rencana pembangunan parkiran bertingkat yang dinilai kurang aman serta minimnya lahan kosong di area Unmer Malang. Selain itu, stiker yang selama ini menjadi perdebatan di kalangan mahasiswa juga turut menjadi perhatian pihak pimpinan kampus, terutama dari segi desain dan kelayakannya. Di tengah proses pertimbangan tersebut, stiker parkir telah dicetak menggunkakan bahan khusus yang dapat menampilkan tanda Universitas Merdeka Malang saay terkena sinar ultraviolet (UV), sebagai upaya mencegah pemalsuan.
“Dengan berbagai pertimbangan akhirnya kita putuskanlah kebijakan stiker parkir tersebut walaupun kita juga merogoh kocek sedikit lagi untuk menutup kekurangan yang ada, yang penting masalah keluhan dari mahasiswa ini terselesaikan” Tambah ibu Rektor mengenai kebijakan stiker parkir yang ramai saat ini. Beliau juga menanggapi terkait permintaan mahasiswa yang meminta agar tarif parkir di gratiskan “Oke akan kita bikinkan, Cuma yang jadi pikiran saya hanya mekanismenya saja bagaimana untuk memperketat keamanan kendaraan mahasiswa dan akan terus kita pikirkan dan terus akan kita bahas” Tegas Ibu Rektor.
Penulis : Kevin Khayla
Ibu Rektor akhirnya buka suara! parkir UNMER digratiskan?!
