Pesan Terkirim!

Tim kami akan segera membalas.

BEM Unmer Malang Gelar Dialog Kerakyatan, Soroti 1.5 Tahun Pemerintahan Prabowo

MediaCivitas
Rabu, 19 Agustus 2026
WartaBasement (WB)
**MALANG** - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Merdeka (Unmer) Malang menggelar Dialog Kerakyatan bertajuk "Refleksi dan Proyeksi 1,5 Tahun Pemerintahan: Mengawal Janji Kampanye, Menakar Realitas Kesejahteraan Rakyat" pada Jumat (12/6). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Basket Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tersebut dihadiri organisasi mahasiswa internal Unmer serta perwakilan BEM se-Malang Raya. Presiden Mahasiswa Unmer Malang, Fernando Diakuswanto, mengatakan bahwa forum tersebut diselenggarakan sebagai respons terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin tidak menentu dan berdampak langsung pada masyarakat. Dalam dialog tersebut hadir sejumlah narasumber dari kalangan akademisi Unmer Malang, yakni Catur Wahyudi Dosen Fakultas llmu Sosial dan lImu Politik (FISIP), Ferry Dosen Fakultas Hukum, serta Robi Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Catur Wahyudi menilai inisiatif mahasiswa tersebut sebagai momentum penting untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual kampus dalam merespons berbagai persoalan kebangsaan. la mengapresiasi sejumlah langkah pemerintah, termasuk kebijakan efisiensi anggaran. Namun, ia mengingatkan bahwa program besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan pengawasan dan tata kelola yang lebih baik agar tidak menimbulkan persoalan baru. Sementara itu, Ferry menyoroti pendekatan kebijakan pemerintahan Prabowo yang, menurutnya, lebih banyak mengandalkan Peraturan Presiden (Perpres) dan Instruksi Presiden (Inpres). Di sisi lain, Robi menilai bahwa tantangan utama pemerintah terletak pada aspek pelaksanaan dan pengawasan program. la menekankan pentingnya memilih pelaksana yang kompeten serta memperkuat mekanisme pengendalian terhadap program-program strategis. Melalui forum ini, BEM Unmer Malang berharap dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai agen kontrol sosial sekaligus menyalurkan aspirasi masyarakat secara konstruktif kepada pemerintah. Penulis Fian Wahyu Firmansyah