**MALANG** - Guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di medan berat, Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Imapala) mengadakan pelatihan bertajuk Latihan Keterampilan Vertical Rescue. Acara ini berlangsung di Balai Merdeka Universitas Merdeka Malang, pada Minggu (8/2/2026). "Kami ingin membangkitkan kembali semangat kawan-kawan untuk mendalami vertical rescue. Banyak kasus di lapangan yang membutuhkan penangaman spesifik sehinga ilmu ini sangat krusial bagi organisasi pecinta alam (OPA) maupun pendaki pemula." terang Vira selaku ketua umum lmapala.
Kolaborasi Lintas Organisasi, pelatihan ini menarik antusiasme besar dengan kehadiran sekitar 150 peserta dari berbagai komunitas pecinta alam se Malang Raya. Tak tanggung-tanggung, panitia menggandeng ahli dari Vertical Rescue Indonesia (VRI), yakni Pradata, yang akrab disapa Pak Data, serta Berkolaborasi dengan instansi terkait seperti, Basamas, BPBD, dan Malang High Rope.
Materi dan standar keamanan untuk memastikan materi terserap maksimal, pelatihan dibagi menjadi empat pos inti, yaitu: 1.Teknik simpul dan Penambatan (Anchor) 2.Akses Tali Tunggal (single Rope Technique) 3.Manajemen Tandu 4.Teknik Evakuasi (Penyelamatan)
vira uga menyoroti tenomena pendaki ang mengalami FOMO (ear of missing out hingga terkadang mengabaikan keselamatan demi konten media sosial. Menurutnya dalam pelatihan ini, para pegiat alam diharapkan memiliki bekal ilmiah dan terukur saat menghadapi risiko di berbagai medan. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini resmi berakhir pada pukul 14.00 WIB. Acara ditutup dengan sesi diskusi dan evaluasi bersama untuk memantapkan pemahaman teknik yang telah dipraktikkan sepanjang hari.
Penulis : Fian
Asah Kemampuan Evakuasi Medan Ekstrem, Imapala UNMER Malang Gelar Latihan Vertical Rescue
