Pesan Terkirim!

Tim kami akan segera membalas.

Aliansi Merdeka Peduli Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Flores

MediaCivitas
Senin, 17 Agustus 2026
WartaBasement (WB)
**MALANG** — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Merdeka (Unmer) Malang bersama Aliansi Merdeka Peduli menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu warga terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 17 Agustus 2026. Wakil Presiden Mahasiswa BEM Unmer, Fabiola, menjelaskan bahwa aksi penggalangan dana tersebut merupakan bentuk kolaborasi organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan Unmer. Kegiatan pengumpulan donasi ditargetkan berlangsung selama satu hingga dua minggu ke depan. "Galang dana ini dilakukan untuk donasi bencana yang terjadi di NTT sekaligus meningkatkan empati mahasiswa terhadap situasi di sana," ujar Fabiola. Sementara itu, relawan mahasiswa Fakultas Teknik, Rafael, didampingi Koordinator Lapangan Viki, menerangkan skema pelaksanaan penggalangan dana di lapangan. Aksi penggalangan dana awalnya direncanakan di dua lokasi, yaitu area Rektorat Unmer setelah upacara 17 Agustus dan di depan Balai Kota Malang. Namun, karena situasi massa di Balai Kota Malang sudah membubarkan diri, tim menjalankan rencana cadangan (plan B) dengan turun ke area lampu merah persimpangan Jalan Terusan Dieng. Fabiola menambahkan bahwa durasi aksi di lapangan berlangsung sekitar satu hingga dua jam, yakni sekitar pukul 11.30 hingga 12.30 WIB. Rafael menyampaikan bahwa sasaran bantuan diutamakan bagi korban gempa di daerah pelosok Flores yang paling membutuhkan. Bantuan non-tunai juga disediakan melalui transfer bank dan kode QR (QRIS) yang disebarkan lewat grup WhatsApp dan pamflet aliansi mereka. Penyaluran bantuan nantinya bekerja sama dengan pihak distributor yang telah dikomunikasikan oleh tim. Mewakili Aliansi Merdeka Peduli, Rafael menyampaikan harapan khusus kepada pihak rektorat Unmer agar memberikan perhatian kepada mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di Unmer. "Kami berharap pihak kampus tidak menutup mata dan bisa mendata mahasiswa asal Flores yang terdampak, serta memberikan bantuan berupa material maupun pendampingan moril dan mental," tutur Rafael. Penulis : Agitha Clariza Aulia Penyunting : Fian wahyu Firmansyah Layouter : Muhammad Daffa Nugraha